Home » » Tahap perkembangan bayi

Tahap perkembangan bayi

Written By rini kebon on Kamis, 18 April 2013 | 19.40


Tahap perkembangan bayi (artikelsehatbugar) -Gerakan bayi baru didominasi oleh gerak refleks. dengan berkembangnya sistem saraf, di umur 2 bln. gerakan refleksnya menyusut, serta kekuatan kognitif dan sosial bayi berkembang cepat. di bawah ini 10 step perubahan mutlak bayi anda :

1. Tengkurap ( umur 3 - 4 bln. ). 
Tengkurap berlangsung saat bayi sukses bertumpu pada perutnya serta bertahan pada posisi tersebut sebagian waktu. anak tengkurap dimulai dengan kekuatan memiringkan badannya ke kanan serta ke kiri, lantas ia belajar berguling di umur , 5 – 2 bln.. bayi anda belajar tengkurap pertama kali pada satu segi, dilanjutkan di segi lain, lantas berbalik lagi. saat meraih umur 3-4 bln., waktu otot lehernya makin kuat ia bisa berbaring telentang memandang lurus ke depan. lengan serta kakinya lalu lebih bebas bergerak searah dengan kemampuannya menggerak-gerakkan kepalanya. ia juga mulai berlatih berguling serta mengangkat kepalanya didalam posisi tengkurap. baru di umur 5 bln. ia dapat tengkurap sendiri.

2. Mengangkat kepala ( umur 4 bln. ). 
Di umur 2 bln. bayi anda dapat mengontrol gerakan leher serta kepalanya. ia bisa mengangkat kepala membentuk sudut 45 derajat dengan langkah bertopang pada ke-2 tangannya waktu usiannya 3 bln.. di umur 4 bln., bayi dapat mengangkat kepalanya dengan sudut semakin besar yakni 90º didalam posisi tengkurap. kekuatan mengangkat kepalanya ini menolong melatih ketajaman penglihatannya. ia lalu mulai menengadahkan kepalanya untuk melacak anda apabila mendengar nada anda.

3. Memekik gembira ( umur 4-5 bln. ). 
Pernahkan anda mendengar si kecil mengeluarkan nada dengan suara tinggi penuh kesenangan waktu sukses menggapai benda yang di idamkan atau saat ia jadi suka dengan kehadiran anda ? di awal hidupnya, suara-suara yang dikeluarkannya adalah respons tubuhnya pada emosi waktu itu. tetapi di umur 4 bln. ke atas, bayi mengeluarkan nada dengan tujuan lebih jelas. ia dapat berteriak dengan gembira apabila sukses meraih keinginannya. nada yang dikeluarkannya yaitu fasilitas untuk mengungkap perasaannya atau berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya. periode berceloteh ini benar-benar sangat di nikmati si kecil. cermati saja waktu ia beraktivitas sehari-hari, anda dapat mendengar celotehannya. ia dapat mengeluarkan nada yang menyerupai huruf hidup layaknya “aaaahh”, “uuuhhh”, “aaiii. ”

4. Memegang dua benda di dua tangan ( umur 7–8 bln. ). 
Di umur 4–5 bln., keduanya tangan anak makin trampil. apabila anda memberinya mainan berwarna cerah, ia dapat menggerakkan lengan serta tangannya meraih ke arah mainan tersebut. gerakan meraih ini melatihnya untuk menggapai lantas menggenggam serta memindahkan mainan dari satu tangan ke tangan lain. di umur 7-8 bln., keterampilan jari-jemari si kecil meningkat. ia dapat menggunakan tangan yang tidak sama untuk tujuan tidak sama. satu tangan dipakai untuk bereksporasi, sesaat tangan lain untuk memegang. cermati, apabila satu tangannya memegang mainan lantas tangan satunya diberikan mainan lain, ia terus dapat memegang mainan pertamanya tetapi tangan yang satu mengambil mainan yang anda menawarkan itu. bila ada anda berikan sesuatu mainan lagi, di antara mainan yang tengah dipegangnya itu dapat dibuangnya lantas ia dapat mengenggam mainan ketiga yang anda menawarkan itu.

5. Duduk ( umur 7-8 bln. ). 
Tonggak perubahan yang mempesona dari seorang anak yaitu waktu ia dapat duduk sendiri. saat otot-otot punggung serta lehernya telah cukup kuat untuk menopang tubuhnya, ia belajar duduk. sesudah belajar mengangkat kepalanya waktu tengkurap, step setelah itu si kecil belajar bagaimana menyangga tubuhnya menggunakan ke-2 lengannya serta mengangkat tubuhnya sejenis mini push-up. lebih kurang umur 6 bln., bayi anda coba duduk sendiri andalkan satu atau ke-2 tangannya untuk duduk. baru di umur 7 – 8 bln. ia mengusai kepandaian baru yakni bisa duduk sendiri dari tengkurap lantas bangun sendiri dengan pertolongan tangannya. dengan kekuatan duduk ini, ia bisa menggapai benda yang diinginkannya.

 6. Merangkak ( umur 7-8 bln. ). 
Merangkak yaitu langkah pertama bayi agar bisa mengeksplorasi sekeliling area untuk pelajari perihal baru yang menarik perhatiannya. langkah anak merangkak yaitu saat ia dapat belajar keseimbangan melewati tangan serta lututnya lantas belajar maju mundur mendorong tubuhnya dengan mendorong lututnya. kepandaian merangkak ini yaitu juga di antara langkah menguatkan otot-otot yang dapat membantunya belajar jalan. umur rata-rata anak belajar merangkak waktu ia mulai bisa duduk tanpa pertolongan di umur 7-8 bln.. dia bisa mengangkat kepalanya untuk lihat sekelilingnya serta otot-otot lengan, kaki serta punggungnya cukup kuat untuk mencegahnya jatuh ke permukaan waktu ia coba bangkit dengan pertolongan tangan serta lututnya. di umur 9-10 bln., bayi anda meraih kepandaian baru yaitu merangkak mundur untuk mengambil ancang-ancang duduk. si kecil juga menguasai tehnik yang semakin maju yakni “cross-crawling, ” gerakan merangkak menggunakan satu tangan serta satu kaki yang berlawanan ( contohnya tangan kanan serta kaki kiri ) dengan berbarengan.

7. Makan sendiri ( umur 6-9 bln. ). 
Makan sendiri diawali sejak umur 6 bln. yakni waktu bayi anda telah dapat menggunakan tangan serta jari-jarinya dengan baik serta koordinasi mata dan tangannya yang juga makin baik. si kecil bisa menggapai benda yang jaraknya lebih kurang 25 cm dengan ke-2 tangannya lantas memindahkan benda dari tangan satu ke tangan lain. ia juga suka memasukkan semua suatu hal ke mulut, serta bisa memegang dengan ibu jari serta telunjuk untuk mengambil makanan. tambahan juga gigi-geliginya yang mulai tumbuh di umur 6 bln. bikin si kecil terdorong mulai belajar menggigit benda yang masuk ke didalam mulutnya. di umur 6 bln. ia telah juga konsumsi makanan pendamping asi ( mp asi ) atau makanan padat. di umur 8-9 bln., ke-2 tangannya makin trampil mengenggam satu benda. ia dapat memegang sendok walau tetap kagok saat memasukkan makanan ke didalam mulutnya. biarlah ia bereksperimen menggunakan sendok serta memasukkan benda itu ke mulutnya.

8. Mengetahui bagian keluarga, 
Takut pada orang yang belum dikenal ( umur 9-12 bln. ). waktu si kecil telah mengetahui bagian keluarganya di umur lebih kurang 6 bln., ia mulai bisa membedakan muka orang-orang dekat didalam kehidupannya. pada saat ini keterikatannya dengan orang yang dikenalnya lebih bermakna. ia bisa lihat, mendengar serta mengingat orang yang dikenalnya. di umur ini juga ia dapat mengamati muka dengan seksama. dari sini ia mulai berteman serta akrab dengan orang-orang terdekatnya. tidak heran di umur 9 bln. ke atas ia mulai sadar muka orang-orang yang asing baginya. saat ia mengerti tengah seorang diri dengan orang yang tidak dikenalnya, timbul rasa takut. bayi umur 8 bln. telah dapat jadi takut pada orang asing. si kecil yang akan digendong oleh orang yang dikenalnya, lantas tiba-tiba lebih mudah menangis apabila ditinggal sendiri berbarengan orang lain yang tidak dikenalnya.

9. Jalan ( umur 12-13 bln. ). 
Langkah pertama adalah gerakan awal anak untuk jadi sosok yang mandiri. di umur 8-9 bln. ia mulai dapat mengangkat tubuhnya ke posisi berdiri. umumnya si kecil dapat menumpukkan ke-2 tangannya pada meja, kursi atau perabot tempat tinggal tangga atau apa pun yang dapat menahan berat badannya. ia lantas dapat belajar merambat, menggeserkan ke-2 tangannya ke samping diikuti oleh langkah ke-2 kakinya. di umur ini kepandaian anak didalam belajar jalan makin baik. bila anda memegang ke-2 tangannya ia dapat menapak serta mulai mengambil langkah. lama-lama otot-otot kakinya makin terlatih serta kuat. si kecil juga semakin motivasi menjajal kemampuannya jalan. di umur 11 bln., ia telah dapat berdiri dengan sendiri kurun waktu lebih kurang 2 detik tanpa pertolongan apapun dikarenakan ia memanglah telah pintar melindungi keseimbangan tubuh. lantas anak mulai coba mengambil langkah sendiri 2-3 langkah di umur 12 bln., hupla, ia sudah siap jalan walau terkadang tetap sedikit limbung.

10. Bicara ( umur 18 - 24 bln. ). 
Rata-rata anak dapat lancar bicara di umur 2 th.. sebelum saat kata-kata pertama keluar dari mulutnya, dia belajar ketentuan berbahasa serta lihat bagaimana orang dewasa berkomunikasi. ia memulainya gunakan lidah, mulut, langit-langit serta gigi-geliginya untuk bikin nada makin lama kata-kata tidak berupa ini jadi kata yang bermakna : “mama”, “papa”, “bubu”, “susu” dan seterusnya. sejak itu, setiap waktu anak mengutip kata-kata yang didengarnya baik dari ibu atau orang-orang di sekelilingnya. kurang lebih umur 18-20 bln., si kecil pelajari 10 kata /hari. dari situ ia mulai belajar membentuk kata-kata. di umur 2 th., ia bisa membentuk 2-3 kata jadi satu rangkaian kata-kata. ia bisa menggambarkan apa yang dilihat, didengar, dirasa, dipikirkan serta diinginkannya didalam satu rangkaian kata-kata.
Share this article :

+ komentar + 1 komentar

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | artikel kesehatan | artikel kebugaran
Copyright © 2011. Sehat dan Bugar - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by artikelsehatbugar
Proudly powered by Blogger